Langsung ke konten utama

Postingan

Masih tentang luka

Aku diam, menatap mu dalam diam. Aku menangis, menatap mu diam diam aku menangis. Rasanya kemarin janji itu terdengar dan hari ini janji itu menghilang. Aku pergi, ya aku sengaja pergi. Memang aku enggan untuk kembali. Biar, biar aku pergi aku tak ingin kembali. Disana, ditempat itu terlalu banyak kenangan aku dan kamu. Kenangan itu tetap aku dan kamu tetap kita sementara sekarang aku tak lagi bersama dengan mu. Sekarang kita hanya 2 manusia yang tak lagi ingin saling menyapa. Kita hanya 2 anak manusia yang pernah saling mendoakan. Pernah, iya pernah karena sekarang jangankan saling meneyebut dalam doa, terbesit akan tentang 'kita' pun sudah tak pernah. Bukan enggan bukan tidak mau atau tidak ingat tapi lebih ke aku malas membongkar luka lama yang bisa mengusik ketenangan jiwa. Luka yang kemarin butuh waktu lama untuk menjadi baik baik saja, rasanya terlalu jahat pada hati kalau ingin mengoreknya kembali. Bohong rasanya kalau bisa dengan ikhlas aku mendoakan kebahagiaan untuk m...
Postingan terbaru

Kamu

Kalau mereka bertanya tentang kamu, maka jawaban apa yang harus ku beri pada mereka ? Kalau mereka ingin tahu tentang kabar mu, maka apa yang harus ku jawab ? Sedang aku pun kini tak pernah tahu bagaimana kabar mu. Sedang kini aku pun tak pernah lagi dengar tentang mu. Kamu tau dulu seberapa familiar  telinga ini mendengar nama mu, sekarang nama mu bahkan terdengar asing di telinga ku. Kita sekarang sudah tidak lebih dari aku dan kamu. Kita sekarang tidak lebih dari 2 makhluk asing yang saling menghindari. Kita sekarang tidak lebih dari 2 anak manusia yang hanya bisa saling tatap diam diam dalam gelap. Kita hanya 2 jasad yang dahulu pernah saling mendoakan. Kau tahu bahkan sekarang untuk menyebut nama mu pun aku tak berani. Kau tahu bahkan untuk sekedar mendoakan mu diam diam pun aku tak kuasa. Kau tahu bahkan hanya untuk melihat mu dari kejauhan pun aku tak mampu. Kemarin rasanya baru kita saling beradu ego saling menyalahkan tentang siapa yang salah dan hari ini ku sesali semuany...

Dan aku

It's not 7 days it's not 7 months it's 7 years. Kamu tau apa yang aku rasakan selama itu ? Sometimes i want to scream as loud as i can but i can't. Kamu tau bagaimana ini hancurnya hati ? Pernah kamu tanya apa aku baik baik saja selama aku menunggu mu ? Pernah kamu bayangkan bagaimana aku habiskan waktu ku disela sela aku menunggu mu ? Pernah sedikit saja kamu berfikir bagaimana rasanya menjadi aku ? Pernah kamu tau ? Atau selama ini kamu pura pura tidak mengetahuinya ? Atau kamu tidak ingin tau ? Atau kamu memang tidak pernah tau ? Ayolah satu hari saja kita saling bertukar peran, kamu yang menunggu dan aku yang ditunggu. Jadi kamu tau bagaimana menjadi aku. Jadi kamu tau bagaimana 7 tahun ku. Jadi kamu tau aku sakit 7 tahun menunggu mu. Kamu dengan diam melangkah pergi sedang aku tetap berdiri menunggu mu tidak berpaling walau sedikit. Berpegang teguh pada janji bahwa kau akan kembali. 7 tahun ku habiskan waktu ku menunggu mu sampai akhirnya kamu datang, ya kamu datan...

The Greeting of Loneliness

This night, rain sadly pours Our memories, it draws This night, the cold longing it makes me Your smile sketch when you sneak out behind me My loneliness drops As painful as the scars of sadness you left me My lonely longing, my lonely clinging Tonight, let the rain fills my feel When I have no one to share the chill You the one I love, sneaking out with hatred You the one I love, sneaking out break the word You the one I love, secretly stealing other heart You the one I love, secretly backstabbing me on heart Why did you leave Before knowing love I could give

another story of being a teacher

i am just an ordinary teacher. ya, aku memang hanya guru biasa di sekolah biasa dengan kemampuan mengajar yang juga biasa biasa saja. ingat dahulu ketika pertama kali menginjakan kaki di negara ini aku tak ubahnya orang asing yang tersesat diantara kerumunan manusia. hanya bermodalkan niat aku pergi meninggalkan negara ku dan terbang ke negara ini. berbeda bahasa, berbeda budaya, berbeda latar belakang, semua berbeda. satu minggu pertama aku disini hanya takjub dan bangga yang ku rasa. mimpi ku menjadi nyata. impianku untuk memijakkan kaki di negara ini terwujud sudah. tapi itu hanya satu minggu pertama, minggu minggu selanjutnya hidup mulai terasa berat. mencari pekerjaan di negara orang tidak semudah yang aku bayangkan. belum lagi rasa rindu terhadap kampung halaman mulai muncul berat rasanya hati setiap akan mengangkan telfon dari orang tua nan jauh disana. ketika mendengar suara mereka seperti remuk hati ini. ingin rasanya berlari menuju bandara dan kembali ke negara asal ku. tap...

Bukankah Pertemuan Berjodoh dengan Perpisahan ?

Tahun 2011 menjadi tahun pertama kita bertemu. Di tahun itu kita pertama kali saling tersenyum malu malu saling berusaha membina hubungan baru. Saat itu kita berjanji untuk saling mengenal satu sama lain. Saat itu takdir tuhan sudah ditentukan. kita di pertemukan. kita habiskan waktu bersama. berbagi setiap air mata dan tawa. saling meminjamkan pundak dan berkata "tidak papa semua baik baik saja". Kita saling bergenggaman tangan dan berjanji akan terus begini. Terus kita berjalan bersama meniti hari menghabiskan waktu berkutat dengan keadaan. Kita bahagia, ya bagiku kita bahagia. Tapi lagi dan lagi takdir tuhan menghampiri. Ini waktunya untuk kita berpisah. 2015 akan menjadi tahun terakhir kita saling menatap. Di ujung jalan ini, dipersimpangan ini kita memilih jalan kita masing masing. Dititik ini ku lambaian tangan ku pada kalian. Selamat jalan sahabat selamat jalan. Selamat mengejar impian mu. Wujudkan cita cita mu. Bahagiakan diri mu. Disini ku doakan kau agar selalu da...

Being a Teacher

secara saya kuliah di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, tau dong ya kalo lulus entar gelarnya apaan. SPd, Sarjana Pendidikan. jelas jadi guru dong pastinyaa. nahh, entu sekarang yang jadi masalah. kira kira orang macam saya pantas gag ya jadi guru. ang ing enggg, sudah lahh. saya coba menganggap ini sebagai jalan tuhan lewat perantara paksaan orang tua saya. enjeh, saya emang gag pernah niat dan mau untuk kuliah di jurusan ini.bukannya apaa, jaman sekolah dulu saya nakalnya itu luar biasa jadi rada serem aja kalo ntar pas jadi guru di balas sama murid muridnya, jadi semacam hukum karma gitu. ngeri kan broo. trus ni ya, pas jaman sekolah dahulu kala itu diri ku sudah ngerasain segala macam modelnya nakal aa ala anak sekolah yang kekinian di jaman itu, nah kalo pas saya jadi guru saya tau banget dong gejolak batin yang di alami sama mrid murid saya. masa iya saya tega ngamuk ngamuknya. dulu itu seneng banget nyumpahin guru entar kalo saya di sumpain sama mrid gimana ? kan serem juga. ...